Apple Dikritik Terkait Data Target Iklan iAds

Sektor periklanan merupakan salah satu ladang potensial dan paling menghasilkan yang dimiliki tidak hanya Apple tetapi hampir sebagian besar vendor teknologi termasuk Google dan Yahoo.

iadsapple

Guna memudahkan pelanggan dalam hal ini pemasang iklan, baik Google ataupun Apple menyediakan tool khusus yang dapat digunakan oleh pelanggan untuk mengetahui target iklan mulai geografi, catatan pembelian, ketertarikan akan media namun Apple ternyata menerapkan kebijakan yang dinilai terlalu ketat terkait data mendalam target iklan.

Akibat kebijakan tersebut, data yang dikumpulkan oleh Apple tidak dapat diberikan ke banyak age yang menjadi pelanggan iklan tetap mereka. Pelacak data pengguna Apple disebut tidak berdasarkan cookies aplikasi pelanggan sehingga pemasang iklan tidak dapat menggunakan dan mengolah informasi tersebut dengan sumber lain yang menggunakan metode cookie.

Pesaing Apple sebut saja Facebook, Google dan Yahoo memberikan data mendalam terkait target iklan kepada pelangganna kendati beberapa pelanggan menyebut data milik Apple lebih bernilai.

AdMobious bahkan mengatakan bahwa Apple merupakan salah satu pemilik data yang paling berkualitas dan akurat, namun Google masih lebih terbuka.

Selain soal keterbukaan data, Apple juga mendapatkan keluhan terkait tim penjualan iAds yang dinilai masih memiliki masalah-masalah umum seperti halnya perusahaan penyedia jasa konvensional. Sebagai perusahaan besar, Apple sudah seharusnya mampu mengeliminasi hal-hal semacam itu.

Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan apapun terkait komplain yang diajukan, di sisi lain iAds sendiri direncanakan segera menerapkan sistem penawaran secara real time yang meningkatkan kemungkinan pemasang iklan untuk mengatur pembelian iklan secara otomatis sehingga layanan kian efisien dan terjangkau.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*