Cara Membersihkan Sampah Registry dan Cache Windows

Windows Cache

Performa komputer atau pun laptop harus tetap optimal dan maksimal agar kita tetap terus nyaman dalam menggunakan komputer atau pun laptop. Mungkin kita tidak pernah menyadari bahwa begitu banyak nya sampah yang ada di komputer atau pun laptop kita. Hal ini dikarenakan banyaknya kegiatan kita yang kita lakukan menggunakan komputer dan juga disertai dengan kurang bekal pengetahuan terhadap komputer atau pun laptop. Maka dari itu, ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang isi dalam dari komputer atau laptop agar kita dapat menjaga performa komputer kita.

Windows Cache

Nah, seperti yang telah kita ketahui, salah satu sampah yang ada di dalam laptop atau pun komputer kita adalah sampah dari cache yang ditinggalkan oleh browser. Memang hal ini merupakan hal yang sepele. Namun jika dibiarkan terus menerus, maka performa komputer atau pun laptop kita akan terus menurun dikarenakan cache dari browser ini tidak pernah dibersihkan. Selain itu, juga terdapat registry pada komputer yang juga harus dibersihkan untuk membuat performa komputer atau pun laptop tetap optimal.

Maka dari itu, kali ini congkel akan membahas artikel mengenai hal tersebut. Yaitu mengenai bagaimana caranya membersihkan sampah registry dan cache pada windows. Aplikasi yang digunakan disini adalah ccleaner. Mengapa menggunakan aplikasi ini ? Karena aplikasi ini sudah memiliki fitur yang cukup dan memadai selain itu juga aplikasi ini dapat di unduh secara gratis tanpa berbayar.

Langsung saja kita simak langkah-langkah berikut.

  • Pertama-tama, download aplikasi ccleaner pada link berikut http://www.piriform.com/download .
  • Kemudian install aplikasinya dan tunggu hingga proses nya selesai.
  • Setelah selesai, akan terdapat menu pada tampilan awal ccleaner. Menu ini digunakan untuk menghapus cache pada browser, menghapus file-file sampah pada Windows Explorer, menghapus isi recycle bin, dan lain sebagainya.
  • Menu berikutnya adalah Registry. Dalam menu ini kita dapat scanning masalah-masalah pada registry seperti Missing Sharing DLL, Unused File Extension, Active and Class Issue dan lain sebagainya.
  • Terakhir, yaitu menu Tools. Dalam menu ini terdapat sub-menu Uninstall yang digunakan untuk menginstall software di komputer anda.
  • Pada menu Startup digunakan untuk mengaktifkan atau non-aktifkan program-program apa saja yang berjalan ketika komputer start up. System Restore digunakan untuk back up, dan Drive Wiper digunakan untuk mendefrag atau menghapus isi suatu drive.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*