Tips Mudah Menggunakan SSH Tunnel via Bitvise

Kembali lagi bersama kami Congkel.com – Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan sedikit tentang Tips Mudah Menggunakan SSH Tunnel. SSH Tunnel atau kepanjangannya Secure Shell Tunneling adalah sebuah metode untuk mentransfer lalu lintas data melalui sebuah saluran terenkripsi. Misalnya anda mengakses suatu  blog atau website bahkan forum-forum lokal seperti kaskus yang secara default menggunakan protokol http, data yang anda kirim dan terima melalui browser tidak dienkripsi Sehingga apabila anda melakukan browsing menggunakan proxy gratisan yang tersebar di internet, maka sangat besar kemungkinan data yang  anda kirim dan terima tersebut dapat disadap (sniffing) oleh pemilik proxy tersebut. Hal tersebut dikarenakan protokol http tidak menggunakan teknik enkripsi untuk mengamankan data dan privasi penggunanya.

SSH

Aplikasi SSH client yang paling sering digunakan untuk Sistem Operasi Windows adalah PuTTY dan Bitvise. Namun kami akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasi Bitvise agar dapat digunakan untuk melakukan tunelling melalui SSH. Sebab Bitvise memiliki beberapa keunggulan diantaranya adalah dapat menyimpan profil dan settingan dalam sebuah file, memiliki fitur auto-reconnect, dan dapat berjalan pada sistem tray, sehingga tidak memenuhi taskbar anda.

Langsung saja kita masuk ke Tips Mudah Menggunakan SSH Tunnel via Bitvise berikut ini, namun sebelumnya anda harus mendownload aplikasi Bitvise pada link berikut > http://www.bitvise.com

Setelah diinstall, jalankan aplikasi Bitvise SSH Client.

 

Adapun langkah untuk Menggunakan SSH Tunnel adalah seperti berikut ini :

Pertama, Jalankan aplikasi Bitvise SSH Client.

Kedua, Isikan Host dengan alamat IP server SSH lalu sesuaikan dengan listen port pada server SSH yang akan dihubungkan (default server port adalah 22). Setelah itu masukan username dan passwordnya.

Ketiga, Pindah ke tab Options, klik opsi “Always Reconnect Automatically”. Setelah itu pindah ke tab Services, centang opsi Enabled dan sesuaikan listen port yang diinginkan (default adalah 1080).

Keempat, Kembali ke tab login, klik Save Profile As dan buat nama profile sesuai keinginan anda. Apabila anda ingin mengkoneksikan lebih dari satu tunnel dari server yang sama, ulangi dari langkah ketiga dan buatlah listen port yang berbeda, misalnya 1081. Tetapi apabila anda ingin mengkoneksikan tunnel dari server SSH lainnya ulangi mulai dari langkah kedua. Setelah itu simpan dengan nama profile yang berbeda.

Kelima, Untuk penggunaan beberapa tunnel yang servernya berbeda-beda, sebaiknya penamaan server dibuat seperti gambar diatas, tujuannya adalah untuk mempermudah identifikasi profil yang sudah dibuat. Contoh penamaan pada gambar diatas dimana IIX adalah menunjukkan lokasi server SSH, 22 menunjukkan listen port pada server SSH, dan 1201 menunjukkan local port.

Keenam, Apabila koneksi internet kamu berada dibelakang proxy (non-direct) misalnya di kampus, anda juga dapat mensetting Bitvise agar terkoneksi melalui proxy.

Ketujuh, Setelah semua disetting dan masing-masing profile di simpan, selanjutnya adalah mencoba untuk login ke server SSH, pada tab Login, klik Login, amati log-nya, terdapat 9 proses dimulai dari proses koneksi ke server SSH hingga port forwarding dibentuk. Apabila terdapat error, perhatikan pesan error yang muncul, dan periksa kembali settingan sesuai dengan pesan error yang muncul.

 

Sekian Tips Mudah Menggunakan SSH Tunnel via Bitvise, semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda.

2 Comments

    • @lukman: Mohon maaf, untuk saat ini kamu belum ada program tukeran link. Terima kasih banyak sudah berkunjung ke sini. Jangan lupa baca-baca artikel menarik lainnya ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*